-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metro Sultra
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Gegara Kaseknya Dicopot, Fasilitas Sekolah Jadi Sasaran Pelajar

    METROSULTRA.COM
    30 Januari 2021, Sabtu, Januari 30, 2021 WIB Last Updated 2021-01-30T10:56:13Z

    masukkan script iklan disini
    Kondisi sejumlah fasilitas pendidikan SMA Negeri 09 Bombana yang dipenuhi coretan 

    BOMBANA - METROSULTRA.COM | Seorang oknum kepala sekolah SMA Negeri 09 Kabupaten Bombana dicopot dari jabatannya. Tentu hal ini membuat sontak para pelajar mencoret coret sejumlah fasilitas pendidikan tersebut.

    Pelajar sekolah ini tidak terima keputusan pemerintah provinsi Sulawesi tenggara yang mengganti kepala sekolah mereka dengan kepala sekolah yang baru. 

    "Kami tidak butuh yang baru, yang kami butuh kepala sekolah kami dikembalikan,"Demikian tulisan protes para siswa siswi SMA tersebut yang kemudian ditempelkan di gerbang pintu masuk sekolah. 

    Belum diketahui apa dibenak para siswa(i) tersebut menolak kasek baru.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun tim MetroSultra, Kepala sekolah SMA Negeri 09 ini bernama Sudirman. selain membuat sekolah tersebut mendapatkan Akreditasi A, dia juga merupakan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bombana. 

    Hal ini tentu tidak hanya diprotes oleh pelajar melainkan protes dari PGRI Kabupaten Bombana.

    Seperti yang dilontarkan Sekretaris PGRI Bombana, Kandamang yang menyimak keputusan pemerintah melakukan pemugaran pejabat merupakan hal yang wajar. Tentu yang seuai dengan mekanisme perundang undangan yang berlaku.

    "Hanya saja berdasarkan pengamatan kami, keputusan pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Pendidikan dievaluasi kembali, Soalnya jujur saja kami dapatkan informasi bahwa pelantikan kepala sekolah kemarin banyak yang tidak sesuai persyaratan,"Tutur Kandamang lewat telepon selulernya.

    Dirinya selaku sekretaris PGRI Kabupaten Bombana berharap persoalan ini tidak diremehkan oelh pemerintah Sulawesi Tenggara. 

    "Ditakutkan konsentrasi proses pembelajaran siswa(i) ditengah pandemik ini terganggu. jangan karena tekanan politik yang pada akhirnya berefek dunia pendidikan itu sendiri,"Pungkasnya.

    Hingga berita ini terbit, tim MetroSultra telah berupaya menghubungi pihak SMA Negeri 09 Bombana dan Dinas Pendidikan Provinsi Sultra namun belum terkonfirmasi.(red)
    Komentar

    Tampilkan