-->

Resmi ! Rektor Perdana ITBM Wakatobi Dilantik

METROSULTRA.COM
07 Desember 2020, Senin, Desember 07, 2020 WIB Last Updated 2020-12-07T07:36:27Z

masukkan script iklan disini
Penandatanganan dokumen pelantikan rektor ITBM Wakatobi.

Wakatobi - MetroSultra | Arusani, SE., MM. resmi menjadi Rektor perdana Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Wakatobi untuk periode 2020 - 2024.

Pengambilan sumbah rektor ini dipimpin oleh Wakil Ketua Majelis Dikti dan Litbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof.Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec
Kamis, 3 Desemberb20.

Pelantikan ini dilaksanakan secara virtual (daring), turut dihadiri, Pj Bupati Wakatobi,  Ketua LLDIKTI Wilyah IX Sulawesi, Prof. Dr. Jasruddin, M.Si, Rektor PTM Se-Sulawesi Tenggara, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sultra, Pimpinan Daerah.

Kemudian Pimpinan Pemuda dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Wakatobi, serta segenap civitas akademika ITBM Wakatobi.

Rektor Harusani mengatakan dengan hadirnya ITBM di Kabupaten Wakatobi bisa berperan sebagai pusat unggulan pendidikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia (SDA) dengan berasaskan nilai-nilai keislaman dan tuntunan zaman serta memberi arah kepada perubahan di kabupaten Wakatobi.

Kata dia, ITBM memilik tiga program pendidikan, pertama, ilmu perikanan, Kewirausahaan selanjutnya Prodi Teknologi Informasi.

"Ketiga Prodi ini sangat tepat hadir di ITBM Wakatobi, harapannya tentunya dapat membangun konektivitas IT dan memanfaatkan teknologi dalam penggunaan alat tangkap ikan yang nantinya menggunakan ilmu teknologi dalam penangkapan dan pemasarannya, jelas Rektor ITBM Wakatobi,"Tutur Harusani.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Jasruddin, M.Si., selain megucapkan selamat dan sukses atas pendirian ITBM Wakatobi. Ia juga memberikan motivasi terhadap segenap civitas akademik ITBM untuk selalu konsisten dalam menghadapi persaingan pendidikan diera 4.0.

Apalagi menurutnya dunia pendidikan kedepan akan semakin berat di tengah persaingan, baik persaingan antar perguruan tinggi dalam negeri dari luar negeri, dimana masyarakat semakin cerdas dalam memilih perguruan tinggi yang tepat bagi putra-putri mereka untuk meraih pendidikan.


"Oleh sebab itu sudah menjadi kewajiban kita semua yang terlibat dalam pengelolaan, penyelenggaraan maupun pemerhati pendidikan, untuk sama-sama mengikuti era persaingan ini dalam rangka mempersiapkan perguruan tinggi kita agar memiliki daya saing memiliki kualitas yang sesuai dengan harapan-harapan masyarakat," Imbuhnya. (Ms)

Penulis: Mad
Editor : Nisa
Komentar

Tampilkan