-->
  • Jelajahi

    Copyright © Metro Sultra
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dua Menteri Tersandung Korupsi, Begini Respon Presiden

    METROSULTRA.COM
    06 Desember 2020, Minggu, Desember 06, 2020 WIB Last Updated 2020-12-06T10:41:02Z

    masukkan script iklan disini
    Presiden RI Joko Widodo

    Jakarta - MetroSultra.com | dua menteri kabinat Indonesia maju kini terseret kasus dugaan korupsi.

    Diantaranya Menteri kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditetapkan sebagai tersangka oleh komisi pemberantasan korupsi KPK atas dugaan ekspor benih lobster. 

    Edhy Prabowo ditangkap pada hari Rabu 25 September 2020 di bandara III Soekarno Hatta sepulangnya dari honolulu, Hawai, Amerika serikat.

    Kemudian, 5 Desember 2020 lalu,  KPK kembali menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana bantuan sosial (bansos) terkait penanganan Covid-19.

    Salah satunya didalamnya ada menteri sosial, Juliari P. Batubara, meski dirinya tidak tertangkap tangan.

    Kini kedua menteri tersebut resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga rasuah Komisi pemberantasan korupsi (KPK) atas dugaan suap dengan kasus yang berbeda.

    Entah ketelodoran atau kecelakaan kerja, pastinya, pantauan media ini, kedua menteri tersebut resmi menjadi tersangka dan tengah menjalani proses pemeriksaan di internal KPK. 

    Kasus yang menyeret kedua pejabat kabinet Indonesia maju tersebut membuat Presiden Jokowi geram.

    Pasalnya Presiden Jokowi mengaku tak henti hentinya mengingatkan kabinetnya baik itu pejabat negara, para Gubernur, Bupati dan wali kota untuk hati hati dalam menggunakan uang APBD maupun APBN.

    "Karena itu adalah uang rakyat, apalagi menyangkut bantuan sosial, Saya sudah ingatkan sejak awal kepada para menteri indonesi maju agar tidak korupsi, dan juga terus menerus saya sampaikan untuk menciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi," Terang Jokowi di istana negara, 6 Desember 2020.

    Dilansir laman resmi sekretariat presiden, Jokowi Menegaskan, pihaknya tetap konsisten mendukung upaya pemerintah dalam mencegah dan pemberantasan korupsi serta tidak akan melindungi bagi yang terlibat korupsi.

    "Kita semuanya percaya KPK bekerja secara transparan, terbuka dan profesional,"Terangnya.

    Penulis : Up
    Editor.   : NiSa
    Komentar

    Tampilkan