-->

PKB Bombana Soroti Kondisi Jalan Rusak dan Wacana Reklamasi Pulau Basa

METROSULTRA.COM
10 September 2021, Jumat, September 10, 2021 WIB Last Updated 2021-09-10T09:13:06Z

masukkan script iklan disini
Iskandar, S.P., Wakil Ketua II DPRD Bombana
BOMBANA, METROSULTRA.COM | Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang tergabung dalam Fraksi Kebangkitan dan Keadilan DPRD kabupaten Bombana menyoroti kondisi infrastruktur jalan rusak disejumlah wilayah kecamatan.

Wakil Ketua II DPRD Bombana, sekaligus pimpinan partai cetusan mantan presiden ke-4 RI, diwilayah Bombana, Iskandar tak menapik kalau roda pembangunan di daerah yang dinakhodai H Tafdil belum optimal akibat merebaknya wabah Pandemik Covid-19. 

Namun dalam pandangan politiknya, Pemerintah yang memilik peran penting sebagai lembaga eksekutif baiknya untuk tetap memperhatikan kondisi infrastruktur khususnya jalan yang notabenenya penentu lancarnya roda perkembangan ekonomi daerah hingga ke pelosok.

Sehingga menurutnya, dalam momentum penyesuaian perubahan APBD tahun 2021,  Pemkab Bombana kiranya dapat meberikan langkah penanganan serius tentang kondisi infrastruktur jalan rusak disejumlah kecamatan se-kabupaten Bombana.

"Seperti prioritas penanganan jalan Mataoleo, jalan wilayah Kabaena yang masih parah, kemudian jembatan Penggung antara desa Laea-Akcipong Poleang selatan serta jembatan kayu penghubung desa tanah Poleang-Tampabulu Poleang utara yang kondisinya sangat parah,"Tutur lelaki kelahiran kecamatan Kabaena utara  itu dengan penuh harap. Kamis 9 September 2021.

Selain itu, mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bombana ini, kembali mengingatkan Pemerintah kabupaten Bombana untuk lebih cermat dan merasionalkan dalam menggali sumber pendapatan (PAD), utamanya yang bersentuhan langsung pada masyarakat.

"Seperti wacana pemanfaatan Pulau basa yang akan dijadikan destinasi wisata oleh pihak swasta, Pemerintah perlu mengkaji lebi dalam lagi, sehingga tidak menimbulkan keriukan di tengah masyarakat atas kebijakan yang diambil,"Ujarnya.

Lanjut Iskandar, "Persoalan Pulau basa, Pemerintah kita harus betul betul terbuka Apalagi persoalan hajat orang banyank serta tidak melupakan kearifan lokal yang ada dikalangan masyarakat," Demikian. 

Menanggapi saran yang dibeberkan Iskandar, Bupati Bombana H Tafdil mengaku akan segera melakukan perbaikan baik melalui peningkatan maupun pemeliharaan jalan. khusunya jalan Kasipute-Lora-Bambaea juga bakal menjadi prioritas pertama dalam usulan DAK fisik tahun 2022 mendatang.

"Khusus untuk jalan poros Kasipute- Lora - Bambaea yang kondisi rusak parah akan ditangani melalui pemeliharaan jalan mengunakan APBD induk dan diusulkan ditambahkan  pada perubahan APBD tahun 2021.
Foto bersama Bupati H.Tafdil (kemenja putih) dan Sekda Man Arfa kiri bersama tiga pimpinan DPRD, Arsyad, (tengah) Ardi (Kopiah hitam) Iskandar (Kanan). Foto: metrosultra. 
Menanggapi kritikan soal wacana Reklamasi Pulau basa, Bupati Bombana lewat Sekretaris Daerah (Sekda) Man Arfa menganggap kritikan masyarakat merupakan masukan untuk proses selanjutnya dan menjadi catatan bagi Pemerintah untuk melakukan kajian-kajian terkait dampak yang akan ditimbulkan dalam rencana investasi tersebut.

"Terkait Rencana pengembangan kawasan wisata pulau basa, pemerintah daerah sangat memperhatikan oleh masyarakat sebagai masukan bagi pemerintah, dalam proses selanjutnya. Wacana tersebut baru memasuki tahap awal, yang masih akan dilanjutkan ke pemerintah tingkat Provinsi dan Pemerintah pusat,"Terang Man Arfa.

Reporter: Zulkarnain
Komentar

Tampilkan